25 April 2008

kumpulan manusia unik

hey kata siapa reszki unik? reszki hanya secuplik keanehan dari teman teman kacau saya di pj. cerita ini di sorot pada seorang anak nyaris tidak naik kelas karena malas mencontek jawaban ulangan yang ia dapat dari pacar nya sendiri dan akhirnya mendapatkan 17 nilai merah disetiap ulangan bulanannya. kabar burungnya ia sudah menyogok dan sekarang justru dipastikan naik kelas oleh seorang guru di sekolahnya. yang biasanya menyuruh anak muridnya berteman dengan siapa saja, guru ini justru melarang dia bermain dengan anak yang bisa dibilang cukup kurang dan tidak jelas asal usulnya. yah siapa bilang semua guru adalah orang yang selalu baik.

cerita berawal dari kesalahannya yang nyaris tidak tepat janji terhadap teman seband nya. hari ini harusnya iya recording 2 lagu br. tapi semalam sebelum dia br menyatakan kl dia tidak bisa. ya ampun. sampai di rumah nya yang berada di kawasan pondok indah kami menemukannya di sebuah rumah megah tetapi sayangnya yang didalamnya justru seorang bocah laki laki kumel yang belum mandi. akhirnya kami pun menunggu nya sampai selesai mandi. huplah sampailah dia di ruangan dimana kami menunggu. aku kurang percaya apakah tadi ia mandi atau tidak. kami pun menuju studio rekaman milik salah satu orang tua kami. dengan biasa, si bocah lusuh yang pembual berkata kepada mamanya bahwa kami pergi ke pim untuk membeli kado untuk adiknya. tapi secara itu jam 9 pagi. memang pim sudah buka? haha biarlah.

kami menghabiskan waktu dengan bermain berfoto dan tentu saja rekaman! tapi sayangnya bukan itu yang mau dibahas di cerita ini. balik ke bocah lusuh tadi. setelah rekaman si bocah menari-nari riang tanpa dosa. sayangnya walaupun tampangnya tanpa dosa, tetap saja ia terlihat seperti penjahat kelamin. sesampainya di pertok pondok indah, ia membeli sate ayam serta lontong nya. merasa kurang cukup, ia pun mulai iseng mengambil2 milik reszki dan sandi. ya ampun sungguh kasihan melihat mereka yang dijahili si bocah lusuh. tidak mengerti apakah di dalam tabungan pribadi bocah lusuh ini banyak duit atau tidak yang jelas tadi dia nyaris dan sangat nyaris berhutang hanya untuk sebotol teh botol yang biasanya hanya 2000 perak. setelah kenyang kami meneruskan perjalanan sampai ke rumahnya.

ternyata di depan rumahnya sudah ada mas-mas yang sepertinya sudah menunggu nya daritadi (mungkin mas-mas penjaga rumah). tetapi dia hanya terdiam di dalam mobil dan tidak turun. lalu keluar lah sebuah suara yang cukup memecahkan keheningan, "rumah gue bukan yang ini. yang itu" ya dengan lahir nya suara itu cukup mencampur adukkan emosi ku untuk berkata (ya ampun kenapa ga bilang dari tadiiiiiiiiiiii?)

bbrp detik kemudian sampai lah dirumah bocah lusuh yang asli. dan kembali ia hanya duduk terdiam dlm mobil, tidak turun. tidak mungkin kan ini bukan rumah nya lagi.

dan keluar lagi sebuah suara yang memecahkan keheningan, "keluarin ampli sama symbal nya dong." anak2 yang lain pun menolak. biarkan saja ia yang menurunkannyha sndr. dia malah membalas, "ya udah gue ga usah pulang"

sekali lagi mobil itu gempar dengan perkataan si anak lusuh yang sepertinya tidak pernah berpikir. dan kemudian keluarlah mas mas penjaga rumah di bocah lusuh yang asli. dan membantu menurunkan barang barang nya. akhirnya ia pun berniat turun. tetapi ia malah mengajak si yang punya mobil dan si yang seharusnya bertugas mengantar kami semua sampai ke tujuan untuk menginap di rumah si bocah lusuh. ya mana mungkiiin. bagaimana pulangnya kalau si yang punya mobil justru menginap di rumahnya.

di ujung jalan rumahnya, ia melihat pedagang aduh apa ya namanya lupa. sebut aja es campur. ia memanggil pedagang escampur tersebut. sampai dekat kami menyadari bahwa ternyata tukang itu adalah tukang bakso. dan si bocah lusuh ttp stay cool dan menganggap pedagang es campur ada di belakang tukang bakso. dan benar saja memang ada. si pedagang pun menunggu di depan rumah bocah lusuh. sampai suatu ketika saat kami akan pulang, tiba-tiba kami baru menyadari ternyata pedagang itu adalah pedagang siomay bukan es campur. dan dengan santainya setelah pedagang itu menunggu bocah lusuh sekian lama, ia justru mengatakan "eh ga usah deh bang" sambil menutup pager nya dengan santai. ia pun kembali menjalani kehidupannya yang 50% kebohongan dan 50% kebualan.

tips untuk orang-orang yang menganggap reszki itu unik: lihat lah dunia, untuk sebuah perkumpulan kecil seperti sekolah bernama smp pembangunan jaya saja sudah sangat banyak orang yang lebih unik dari reszki

2 comments:

Anonymous said...

waah de, sepertinya gue mengenali niih :) bangga gue menjadi salah satu keunikan komunitas smp pembangunan jaya

dede said...

wahaha iyaa. gw juga bangga dong (h)