cerita lain di awal hari ini
saya pergi dengan santainya 6.30 dan akan sampai di kampus super cepat daripada jam masuk 08.00. saya diantar oleh mas bayu dan kak oni. kami berbincang-bincang santai di mobil. sampai akhirnya yessi, seorang teman saya me-bbm
"de, dimana? titip tempat duduk dong di sebelah lo. kita masuk jam 7 kan"
pikiran gue buyar, gue diam di mulut, berteriak "anjiiiing" dalam hati. dan yang keluar dari mulut gue hanya "dede masuk jam 7...."
saat itu saya masih hampir masuk jalan tol bsd, mas bayu mengebut dengan kecepatan hampir menyamai kecepatan cahaya yang diperlambat sejuta kali lipat. sampailah di lebak bulus 6.50. alhamdulillah masih ada waktu.
di ciputat pun mobil masih mengebut dan akhirnya stuck macet (mati). "aduh kok macet ini," kata gue. mas bayu pun menyarankan naik ojek. mas bayu membuka jendela mobil dan berkata "ojek ojek ojek"
sebuah sepeda motor berhenti dan menengok ke belakang. saya turun dari mobil dan berlari menuju motor dan berteriak "maju baaaang!" sebuah pemikiran bodoh untuk tidak menawar terlebih dahulu. tapi apa daya jam saya menunjukkan pukul 06.57.
saya menuntun abang ojek sampai ke depan gerbang kampus saya. saya memberi bbrp lembar duit 5000-an lalu berlari dan berteriak "makasih baaang". gue berlari dari pagar depan fkik uin sampai lantai empat tepatnya ruang 401. dan saat saya membuka pintu kelas, kursi depan masih kosong, kursi dosen masih kosong. jantung saya berdetak sangat cepat, nafas saya tersengal-sengal.
saya sampai di kelas jam 7.07 menurut jam saya, saya selamat, saya tidak telat, teman saya masih ada yg lbh telat dari saya, dosennya sedikit banyak telat, dan tukang ojek itu pun dapat rezeki. alhamdulillah ada hikmahnya juga terima kasih ya pak ojek
saya melakukan kesalahan ketidakkonsistenan saya-gue juga dalam post ini, maaf
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment