untuk status yang tidak lagi penting, untuk jarak yang seharusnya dapat dikalahkan oleh teknologi, untuk waktu yang disia-siakan begitu saja, tanpa penyesalan
kepada pikiran yang terpisah jauh dari badan, kepada hati yang terbelah dan dibawa pergi, kepada mata yang menjadi kering kerontong
Untuk itu aku bercerita, kepada itu aku menulis. Berharap semua baik-baik saja.
Entah kaki ini mau melangkah kemana. badan ini baru saja lepas dari sangkar, tanpa arah. Semoga saja maju. harapan itu bias, yang nyata hanya takdir. Percaya sajalah. Karena itu aku dilepaskan dan karena itu aku melepaskanmu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment